Airmadidi, Minahasa Utara – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat (FEB UNKLAB) menggelar kuliah umum dan temu wicara bergengsi bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sulawesi Utara dalam rangkaian agenda "IAI Goes to Campus", yang berlangsung di Pioneer Chapel, kampus Universitas Klabat, pada Selasa, 1 September 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh ratusan mahasiswa dari Program Studi S1 Akuntansi dan S1 Manajemen FEB UNKLAB yang memenuhi ruang ibadah dan auditorium Pioneer Chapel. Mengusung misi membuka wawasan karier serta memperkuat kompetensi profesi di tingkat global, forum ini menjadi wadah pencerahan tentang esensi sertifikasi akuntan, regulasi nasional terkini, dan transformasi profesi akuntan di tengah kemajuan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
📌 Intisari Kegiatan "IAI Goes to Campus 2026":
- Tema & Agenda: Sosialisasi Jalur Sertifikasi Profesi, Pengenalan IAI Muda, dan Kesiapan Karier Akuntan Global
- Waktu & Tempat: 1 September 2026 | Pioneer Chapel, Universitas Klabat, Airmadidi
- Penyelenggara: FEB Universitas Klabat berkolaborasi dengan Pengurus IAI Wilayah Sulawesi Utara
- Peserta: Ratusan Mahasiswa S1 Akuntansi, S1 Manajemen, serta Dosen FEB UNKLAB
- Poin Kunci: Sertifikasi Chartered Accountant (CA), Ujian CBA/CBE, Sertifikasi CAFB bagi Non-Akuntansi, serta Peluang Terbuka UU No. 43 Tahun 2025
Menegaskan Mutu: Perjalanan IAI dan Sertifikasi Berstandar Global
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang didirikan sejak tahun 1957 senantiasa mengemban dua pilar pengabdian utama: memajukan pendidikan akuntansi dan meningkatkan mutu profesi akuntan di seluruh tanah air. Dalam sesi pemaparan, jajaran pengurus IAI Wilayah Sulawesi Utara menegaskan bahwa tuntutan dunia industri modern kini membutuhkan bukti kompetensi yang tervalidasi secara internasional.
Salah satu jalur sertifikasi tertinggi yang dipaparkan adalah Chartered Accountant (CA). Gelar profesi CA diakui di lebih dari 200 negara berkat keanggotaan penuh Indonesia dalam International Federation of Accountants (IFAC), dengan sistem asesmen yang mengadopsi standar praktik akuntansi terbaik dari Inggris dan Wales (ICAEW). Untuk memperoleh gelar prestisius ini, peserta menempuh Computerized Based Examination (CBA) yang berjenjang mulai dari tingkat Foundation, Intermediate, hingga Advanced.
Peluang Inklusif: Sertifikasi CAFB dan Keanggotaan IAI Muda Sejak Kuliah
Kabar membanggakan bagi seluruh sivitas akademika FEB UNKLAB adalah inklusivitas sertifikasi IAI. Kesempatan menempuh ujian tidak dibatasi bagi mahasiswa Akuntansi saja. Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen maupun bidang serumpun lainnya yang menaruh minat pada analisis keuangan dapat mengambil level Foundation melalui sertifikasi CAFB (Certificate in Accounting, Finance and Business).
Selain sertifikasi, mahasiswa FEB UNKLAB diajak untuk mendaftar sebagai Anggota Muda IAI melalui platform IAI-Lis sejak masih aktif di bangku kuliah. Keanggotaan ini memberikan hak istimewa, mulai dari akses ke forum seminar berskala nasional, pembaruan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) terkini, hingga literatur jurnal riset akuntansi terakreditasi.
Membedah Gelar: Sarjana Akuntansi, Akuntan (Ak.), CA, dan CPA
Kuliah umum ini juga memberikan pencerahan esensial mengenai distingsi antara gelar akademis dan sebutan profesi yang kerap membingungkan di kalangan mahasiswa:
- Sarjana Akuntansi (S.Ak.): Gelar akademis strata satu yang dianugerahkan setelah menyelesaikan kurikulum perkuliahan di perguruan tinggi.
- Akuntan (Ak.): Sebutan profesi yang disandang setelah lulusan S.Ak. menempuh Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk) terdaftar.
- Chartered Accountant (CA): Kualifikasi profesi akuntan bereputasi global yang berfokus pada penyusunan laporan keuangan terpadu, perencanaan strategis, tata kelola korporasi (GCG), dan konsultasi manajemen keuangan.
- Certified Public Accountant (CPA): Kualifikasi akuntan publik yang berfokus pada fungsi audit independen serta pemeriksaan laporan keuangan, di bawah naungan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI).
Peluang Emas Akuntan Muda dan Lahirnya Regulasi UU No. 43 Tahun 2025
Sesi menarik lainnya mengulas cakrawala prospek kerja yang sangat luas bagi lulusan akuntansi. Lulusan berpeluang meniti karier sebagai konsultan pajak berlisensi (melalui Brevet dan USKP), akuntan publik (CPA), akuntan pendidik/dosen, akuntan pemerintah di lembaga audit negara, hingga analis korporasi multinasional.
Kebutuhan terhadap tenaga akuntan profesional kian mendesak seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2025, yang menetapkan kewajiban verifikasi laporan keuangan pelaku usaha oleh akuntan beregistrasi CA. Mengingat jumlah Kantor Jasa Akuntan (KJA) berlisensi resmi di berbagai daerah di kawasan timur Indonesia masih belum sebanding dengan ledakan jumlah pelaku usaha, situasi ini menghadirkan peluang emas yang sangat prospektif bagi generasi akuntan muda lulusan UNKLAB.
"Kolaborasi bersama Ikatan Akuntan Indonesia ini merupakan wujud komitmen nyata FEB UNKLAB dalam memastikan kurikulum dan kompetensi lulusan kita selalu selaras dengan standar profesi tertinggi. Terbukanya jalur sertifikasi CA dan CAFB di kampus kita memberi akselerasi nyata bagi mahasiswa untuk tampil unggul, berdaya saing global, dan senantiasa berakar pada nilai-nilai integritas Kristiani."
— Dr. Elvis R. Sumanti, SE, Ak, MFM
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Klabat
Menjawab Tantangan AI: Teknologi Mengotomasi, Integritas Tak Tergantikan
Menepis kekhawatiran mengenai disrupsi teknologi di era kecerdasan buatan, para narasumber menegaskan bahwa AI bukanlah ancaman yang akan melenyapkan profesi akuntan. Justru sebaliknya, AI berperan sebagai akselerator yang meringankan tugas administratif dan teknis komputasi rutin.
Keunggulan hakiki dari seorang akuntan profesional terletak pada professional judgment, kemampuan membaca narasi strategis di balik angka, integritas etika, dan kepemimpinan moral yang tidak dapat digantikan oleh algoritma secanggih apa pun. Profesi akuntan ditegaskan baru akan terpinggirkan manakala lulusan akuntansi sendiri berpuas diri dan enggan mengembangkan kapasitas keilmuannya.
Daftar Tokoh IAI Wilayah Sulawesi Utara yang Hadir
Kelancaran dan bobot ilmiah kuliah umum ini tidak lepas dari kehadiran jajaran pengurus teras IAI Wilayah Sulawesi Utara, yang terdiri atas:
- Dr. Hendrik Gamaliel, SE., MSi., Ak., CA., CWM. – Ketua IAI Wilayah Sulawesi Utara
- Semuel Corneles, SE., MSA., Ak., CA., BKP. – Sekretaris IAI Wilayah Sulawesi Utara
- Yelly S. Paendong, SE., MM., Ak., CA. – Wakil Sekretaris IAI Wilayah Sulawesi Utara
- Ferry Alexander Tulung, SE., Ak., CA., ASEAN CPA. – Direktur Manajemen Eksekutif IAI Wilayah Sulawesi Utara
- Oswald N. Tumilaar, SE., ME., Ak., CA., ASEAN CPA., CTAP. – Manajemen Eksekutif IAI Wilayah Sulawesi Utara
- Dr. Ivonne H. Putong, SE., M.Ak., Ak., CA. – Manajemen Eksekutif IAI Wilayah Sulawesi Utara
Jalannya diskusi interaktif dan sesi tanya-jawab dipandu secara dinamis oleh Mirabel Pitoy selaku moderator kegiatan.
Melalui inisiatif ini, IAI Wilayah Sulawesi Utara dan FEB Universitas Klabat berharap kemitraan strategis ini terus bertumbuh secara berkelanjutan. Selain memperkaya wawasan komprehensif mahasiswa, kegiatan ini diharapkan menjadi pemacu langkah bagi calon lulusan untuk merancang peta jalan karier profesional mereka sejak dini.