
Airmadidi, 7 Maret 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak, yaitu KPP Pratama Bitung, dalam hal ini Relawan Pajak Unklab Tax Center, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kepatuhan pajak masyarakat dengan menggelar kegiatan Pojok Pajak. Program ini berlangsung selama lima hari, dari 3 hingga 7 Maret 2025, dan berhasil melayani 103 wajib pajak dari berbagai daerah, termasuk Kuwil, Airmadidi, Tatelu, Mantehage, Wori, Pulau Nain, Kaima, Kaleosan, Sawangan, Tontalete, Tanggari, Batu, Desa Budo, Pulisan, Tiwoho, hingga Laikit.
Kegiatan ini dirancang untuk membantu para wajib pajak dalam melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dengan lebih mudah dan efisien. Layanan yang disediakan mencakup konsultasi pajak, asistensi dalam pengisian SPT, serta solusi atas berbagai kendala yang sering dihadapi dalam proses pelaporan.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dosen, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mereka datang dengan berbagai pertanyaan dan kendala terkait pelaporan pajak, dan tim pendamping dari UNKLAB siap memberikan bantuan secara langsung untuk memastikan proses pelaporan berjalan lancar.
Para peserta menyampaikan apresiasi mereka terhadap program ini, karena memberikan kemudahan dalam memahami prosedur pajak yang sering kali dianggap rumit. Beberapa peserta bahkan menyatakan bahwa ini adalah kali pertama mereka dapat menyelesaikan pelaporan SPT tanpa mengalami kebingungan, berkat bimbingan yang diberikan.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Pojok Pajak UNKLAB turut didampingi oleh para dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat, yakni:
Kenneth Sahetapy, M.S.Ak
Melinda Nelwa, SE., MCOMM., Ph.D
Billy Tansuria, SE., MBA., Ph.D
Kathleen Manueke, MM
Dr. Lily Kainde, MSc
Frisky J. Kasingku, MSc
Dengan keahlian dan pengalaman mereka di bidang perpajakan serta akuntansi, para dosen ini berperan penting dalam memberikan bimbingan teknis kepada para wajib pajak. Mereka membantu menjelaskan aturan-aturan pajak terbaru, memberikan solusi atas permasalahan teknis dalam pengisian SPT, serta memastikan setiap peserta dapat menyelesaikan proses pelaporan dengan benar
Sepanjang pelaksanaan, beberapa kendala sempat dihadapi oleh para wajib pajak. Beberapa di antaranya adalah:
Gangguan server yang menyebabkan keterlambatan dalam proses pelaporan.
Koneksi internet yang tidak stabil, terutama bagi peserta dari daerah terpencil.
Kode verifikasi yang terlambat diterima, yang menghambat proses pengisian data.
Kesalahan perhitungan pada bukti potong A2, yang memerlukan pengecekan ulang oleh petugas pajak dan pendamping.
Kegiatan Pojok Pajak UNKLAB ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam meningkatkan kepatuhan pajak serta kesadaran pajak di kalangan masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam pelaporan pajak, tetapi juga semakin memahami pentingnya pajak dalam pembangunan negara.
Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk membantu lebih banyak wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNKLAB berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung edukasi pajak serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.